Rabu, 13 April 2011

POLA KERUANGAN DESA

POLA KERUANGAN DESA
A. Definisi
- Asal kata dari DESHI artinya tanah tumpah darah dan tanah Kelahiran
- Perwujudan geografi yang ditimbulkan oleh unsur  fisiografis, social, politik, ekonomi, dan kultur yang ada didalamnya serta pengaruh timbal-balik dengan daerah lain. (Prof. Bintarto)
- Sebutan desa di luar Jawa beraneka Ragam yaitu Gampong (Aceh), Huta (Tapanuli), Nagari (Sum-Bar), Marga (Sum-Sel), Wanus (Sul-Ut), dan dusun dati (Maluku).
B. Unsur-Unsur Desa
- Daerah (Rangkah); site, iklim, morfologi, hidrografis, tanah, luas , batas
- Penduduk (Darah) ; jumlah, kepadatan, persebaran dan mata pencaharian
- Tata Kehidupan ; adat-istiadat, nilai-norma, ikatan pergaulan desa…
C. Karakteristik Desa
- Man – land ratio besar
- gemeinschaft atau intimasi yang kuat
- Agraris
- Teguh tradisi
D. Klasifikasi Desa
- Berdasarkan perkembangan ; Desa swadaya, desa swakarya dan desa swasembada
- Berdasarkan mata pencaharian ; Desa nelayan, desa pertanian, desa industry dan desa perdagangan
- berdasarkan luas wilayah dan jumlah penduduk
E. Fungsi Desa
- Pemerintahan terkecil
- aktivitas manusia
- Sebagai Hinterland ; Sumber bahan makanan, tenaga kerja, pusat industry kecil dan kerajinan, serta estetika.
F. Potensi Desa
- Fisik ; tanah, air, iklim, ternak dan manusia.
- Non-Fisik; masyarakat desa, lembaga-lembaga social desa, dan Pamongdesa
G. Tata Ruang Desa
- bentuk desa
-pola Desa
H. Pola penggunaan desa
- Letak
- Lereng
- Iklim
- ketinggian
I. Sistem Transportasi
- Topografi
- Letak desa-kota
- fungsi desa tersebut
J. Teori Tentang Desa
Menurut Drs. Jefta Leibo, dalam bukunya Sosiologi Pedesaan dikatakan bahwa Tipologi desa berdasarkan pola permukimannya dikelompokan sebagai berikut.
a.    Farm Village Type
        Suatu desa tempat orang berdiam bersama dalam suatu tempat, dengan sawah ladang berada di sekitarnya. Tipologi seperti ini kebanyakan terdapat di Asia Tenggara termasuk Indonesia, khususnya Pulau Jawa dengan ciri masyarakatnya adalah sifat gotong royong yang kuat.
b.    Nebulous Farm Village Type
        Suatu desa tempat sejumlah orang berdiam bersama dalam suatu tempat, sebagian menyebar di luar tempat tersebut bersama sawah dan ladang mereka. Tipologi semacam ini banyak ditemui di Asia Tenggara termasuk Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan dan Pulau Jawa yang faktor tradisi dan kegotong-royongannya masih kuat.
c.     Arranged Isolated Farm Type
        Suatu desa tempat orang-orang berdiam di sekitar jalan-jalan yang berhubungan dengan pusat perdagangan dan selebihnya adalah sawah dan ladang mereka. Tipologi semacam ini kebanyakan terdapat di negara-negara barat yang tradisinya kurang kuat, sifat individualistis sangat menonjol, dan lebih tampak pada sektor perdagangan.
d.    Pure Isolated Farm Type
        Suatu desa tempat orang berdiam tersebar bersama sawah dan ladangnya. Tipologi semacam ini banyak terdapat di negara- negara barat dengan orientasi produksi perdagangan dan keadaan individualistis.
Pemanfaatan lahan di desa dibedakan atas dua fungsi, yaitu:
  1. Fungsi sosial adalah untuk perkampungan desa.
  2. Fungsi ekonomi adalah dimanfaatkan untuk aktivitas ekonomi seperti , sawah, perkebunan, pertanian dan peternakan
Dalam penataan ruang desa maupun kota diperlukan empat komponen, yaitu :
  1. Sumberdaya alam,
  2. Sumberdaya manusia,
  3. IPTEK dan
  4. Spatial (keruangan)

0 komentar:

Poskan Komentar